You are currently viewing Apa yang Dimaksud dengan Jaring Pukat ?
image credit : ngopibareng.id

Apa yang Dimaksud dengan Jaring Pukat ?

Apa yang Dimaksud dengan Jaring Pukat ? Pukat adalah jaring besar yang diseret melalui air untuk menangkap ikan. Jaring biasanya ditarik di belakang perahu, dan bisa berukuran cukup besar. Pukat adalah metode penangkapan ikan komersial yang umum, dan dapat digunakan untuk menangkap berbagai jenis ikan.

Jaring pukat biasanya terbuat dari bahan sintetis, seperti nilon atau polyester. Jaringnya sangat kuat, dan bisa sangat besar. Mereka biasanya berbentuk kerucut, dengan ujung sempit ditarik di belakang perahu. Ujung jaring yang lebar menangkap ikan, dan ikan tersebut kemudian dibawa ke atas kapal.

Pukat dapat menjadi cara yang efisien untuk menangkap ikan, tetapi juga dapat berdampak negatif terhadap lingkungan.

Fungsi Jaring Pukat

Jaring trawl adalah jenis jaring ikan yang ditarik di belakang kapal. Ini digunakan untuk menangkap ikan yang berenang di dekat bagian bawah kolom air. Jaring pukat berbentuk kerucut, dengan ujung sempit mengarah ke kapal dan ujung lebar di belakang. Jaring tetap terbuka dengan bingkai, yang melekat pada kapal, dan pintu, yang diberi pemberat dan menjaga jaring tetap terbuka saat ditarik melalui air.

Bagaimana Jaring Pukat Digunakan

Jaring trawl adalah jaring ikan berukuran besar yang diseret di belakang perahu. Jaring biasanya berbentuk kerucut dan panjangnya bisa mencapai satu mil. Jaring pukat digunakan untuk menangkap ikan, udang, dan hasil laut lainnya.

Jaring dibuka dan kemudian ditarik ke belakang perahu selama waktu tertentu. Jaring tersebut kemudian ditutup dan ikan ditangkap di dalamnya. Ikan-ikan tersebut kemudian disortir berdasarkan jenis ikan, ukuran, dan beratnya.

Sejarah Jaring Pukat

Jaring trawl adalah jaring ikan besar yang ditarik di belakang perahu. Jaring tetap terbuka dengan bingkai besar yang melekat pada perahu. Jaring pukat digunakan untuk menangkap ikan yang hidup di dekat dasar laut.

Jaring pukat pertama kali digunakan pada abad ke-19. Mereka awalnya digunakan untuk menangkap cod dan haddock di Samudra Atlantik Utara. Jaring pukat dengan cepat menjadi populer karena sangat efektif dalam menangkap ikan.

Saat ini, jaring pukat digunakan di seluruh dunia untuk menangkap berbagai jenis ikan. Mereka sering digunakan dalam perikanan komersial untuk menangkap ikan yang dijual untuk makanan.

Manfaat Menggunakan Jaring Pukat

Jaring pukat adalah jenis jaring ikan yang digunakan dalam penangkapan ikan di tengah laut. Itu ditarik di belakang kapal dan dipegang terbuka oleh pelampung atau beban. Jaring pukat tersebut kemudian diseret melalui air, mengumpulkan ikan dan organisme laut lainnya saat berjalan.

Jaring pukat adalah alat penting untuk perikanan komersial, karena memungkinkan nelayan untuk menargetkan berbagai spesies ikan. Mereka juga relatif efisien, menangkap banyak ikan sekaligus sambil menyebabkan kerusakan lingkungan yang minimal.

Ada beberapa manfaat menggunakan jaring trawl, baik bagi nelayan maupun bagi lingkungan:

– Jaring pukat memungkinkan nelayan untuk menargetkan berbagai spesies ikan, yang dapat bermanfaat baik untuk perikanan komersial maupun subsisten.

-Mereka relatif efisien, menangkap banyak ikan sekaligus sambil menyebabkan kerusakan lingkungan yang minimal.

Kekurangan Menggunakan Jaring Pukat

Meskipun pukat-hela (trawl) ikan merupakan cara yang efektif untuk menangkap ikan, jaring pukat juga memiliki beberapa kelemahan. Salah satu kelemahan utama adalah mereka juga dapat menangkap dan membunuh hewan laut lainnya, termasuk lumba-lumba, penyu, dan paus.

Hasil tangkapan sampingan ini sering dibuang, tetapi masih dapat menambah jumlah hewan mati yang signifikan. Kerugian lain dari jaring pukat adalah dapat merusak dasar laut saat diseret. Hal ini dapat merusak habitat dan mengganggu rantai makanan.

Leave a Reply