You are currently viewing Jenis Jenis Jaring Penangkap Ikan

Jenis Jenis Jaring Penangkap Ikan

Jenis Jenis Jaring Penangkap Ikan – Jaring ikan, juga dikenal sebagai jaring ikan, adalah alat yang digunakan untuk memancing. Tujuan dari jaring ikan adalah untuk menangkap ikan. Ada banyak jenis jaring ikan, antara lain: jaring insang, jaring pukat, jaring tangan, dan jaring angkat.

Jaring insang adalah jenis jaring ikan yang paling umum. Mereka biasanya terbuat dari jaring nilon atau poliester dan diatur sedemikian rupa sehingga ikan berenang ke dalamnya dan terjerat.

Jaring pukat adalah jaring besar yang diseret melalui air dengan perahu. Mereka dapat digunakan untuk menangkap udang, cumi-cumi, dan hewan kecil lainnya yang hidup di dekat dasar laut.

Jaring tangan adalah jaring kecil yang dipegang di tangan saat memancing. Mereka dapat digunakan untuk menangkap ikan kecil di kolam dan sungai.

Sejarah Jaring Ikan

Jaring ikan telah digunakan selama berabad-abad, sejak Mesir kuno. Beberapa contoh paling awal yang diketahui dibuat dari papirus dan berasal dari sekitar 8.000 SM. Pada masa itu, jala kebanyakan digunakan untuk menangkap ikan di danau dan sungai air tawar.

Seiring waktu, jaring ikan berkembang dan menjadi lebih canggih. Pada Abad Pertengahan, mereka dibuat dari linen atau rami dan digunakan baik di air tawar maupun air asin. Penemuan jaring ikan merupakan perkembangan besar bagi umat manusia, karena memungkinkan kita untuk dengan mudah menangkap ikan dalam jumlah besar.

Saat ini, jaring ikan datang dalam berbagai bentuk dan ukuran dan terbuat dari berbagai bahan. Mereka adalah alat penting bagi nelayan komersial, yang menggunakannya untuk menangkap segala sesuatu mulai dari udang hingga tuna. Jaring juga digunakan dalam memancing rekreasi, dan banyak orang senang menggunakannya untuk menangkap makan malam mereka sendiri.

Bagaimana Jaring Ikan Dibuat

Jaring ikan biasanya terbuat dari nilon, poliester atau katun. Jaring tersebut kemudian dijalin menjadi satu dengan menggunakan simpul khusus. Jenis jaring ikan yang paling umum adalah jaring insang.

Jaring insang dipasang berjajar dan berlabuh di kedua ujungnya. Mereka dibiarkan di dalam air untuk jangka waktu tertentu, kadang-kadang berhari-hari, sampai ikan berenang ke dalamnya. Jaring dirancang agar insang ikan tersangkut di dalamnya dan mereka tidak bisa berenang menjauh.

Setelah ikan tertangkap di jaring, mereka ditarik keluar dan prosesnya dimulai dari awal lagi. Jaring ikan harus diperbaiki dan diganti secara berkala karena mudah rusak.

Leave a Reply